18 Jenis Virus pada Komputer dan Cara Mengatasinya - Zals Tekno

18 Jenis Virus pada Komputer dan Cara Mengatasinya

gambar

Zals Tekno - Virus tidak hanya menyerang manusia saja melainkan bisa juga menyerang sistem buatan manusia, dalam hal ini adalah komputer. Virus pada komputer tidak datang karena cuaca buruk melainkan melalui berbagai perantara seperti internet, aplikasi, perangkat yang terhubung, dan lain-lain.

Sebenarnya terdapat berbagai macam "virus" yang merugikan kita. Penasaran apa saja virus itu? Berikut ini saya berikan semua jenis virus atau malware yang bisa menyerang komputer kalian kapan saja dan dimana saja lengkap dengan penjelasan dan cara mengatasinya.

Jenis Virus pada Komputer dan Cara Mengatasinya


1. Ransomware

Yang pertama kita bahas adalah yang ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu, Ransomware. Sederhananya ransomware adalah malware yang memiliki kemampuan untuk mengunci komputer atau mengenkripsi file sehingga tidak bisa diakses oleh pengguna.

Biasanya tujuannya adalah membuat pengguna memberikan uang tebusan agar file yang "disandera" tersebut dapat dilepaskan. Yang diserang biasanya adalah komputer, perangkat mobile, maupun server yang bersistem operasi Windows.

Cara Mengatasi: menggunakan antivirus, jika masih tidak bisa maka lakukan restore data atau instal ulang sistem operasi

2. Trojan

Trojan mungkin bukan virus atau malware yang asing ditelinga para pengguna komputer. Trojan merupakan virus yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan mencuri data yang ada dalam komputer.

Cara Mengatasi: menginstal program antivirus atau trojan remover

3. Worm

Worm adalah virus atau program yang memiliki kemampuan berkembang biak atau menggandakan diri dengan sangat cepat. Jika virus ini dibiarkan maka kapasitas memori atau harddisk yang menampung virus ini akan dipenuhi oleh file-file sampah.

Cara mengatasi: menghapusnya menggunakan antivirus biasa yang bisa di download secara gratis.

4. Spyware

Spyware merupakan sejenis software yang kehadirannya sering tidak disadari dan digunakan untuk memata-matai komputer yang terinfeksi. Spyware mampu mengirimkan data dari komputer pengguna ke pihak lain maupun sebaliknya saat terhubung ke jaringan internet. Spyware juga bisa menyebabkan komputer berjalan lambat atau crash.

Cara Mengatasi: menggunakan software khusus penghilang spyware


5. Memory Resident Virus

Memory Resident Virus adalah virus yang menginfeksi memori atau RAM pada komputer. Virus ini biasanya akan aktif mulai saat komputer dinyalakan. Efek yang ditimbulkan adalah kinerja komputer menjadi lambat dan kurang maksimal.

Cara Mengatasi: menginstal program antivirus

6. Multipartite Virus

Virus jenis ini biasanya berupa file tertentu yang menginfeksi sistem operasi tertentu. Virus ini cenderung bersembunyi di dalam memori (RAM) kemudian menginfeksi hard disk. Virus ini mampu menginfeksi dengan sangat cepat,

Cara Mengatasi: membersihkan bad sector dan melakukan defrag harddisk secara teratur.

7. FAT Virus

FAT adalah singkatan dari File Allocation Table. FAT adalah bagian dari disk yang menyimpan semua informasi mengenai disk tersebut. Virus FAT adalah virus yang menyerang FAT beserta informasi penting didalamnya. Akibatnya informasi dan file tertentu yang ada di dalam direktori yang diserang bisa disembunyikan atau hilang.

Cara Mengatasi: menghapus semua file yang tidak diperlukan atau menggunakan software antivirus

8. Directory Virus

Directory Virus adalah jenis virus yang menginfeksi file yang berekstensi exe. yang berada di direktori dimana virus tersebut berada. Seketika program tersebut error atau hilang tanpa alasan jelas. Cara kerjanya adalah memindahkan program asli dengan program virus yang nantinya akan dijalankan.

Cara Mengatasi: melakukan format disk dan instal ulang semua program yang terinfeksi

9. Macro Virus

Macro virus menginfeksi file yang dibuat menggunakan aplikasi atau program tertentu yang berisi macro, seperti doc, Xls, Pps, Mdb, dll. Virus ini juga menginfeksi template dan dokumen. Hal ini disebut juga sebagai jenis virus e-mail. Biasanya menyebar dari dokumen yang dibagikan lewat internet atau e-mail.

Cara Mengatasi: menghindari membuka e-mail yang mencurigakan atau tidak diketahui sumbernya

10. Boot Sector Virus

Sesuai namanya, virus ini menginfeksi bagian komputer yang bernama disk boot sector. Ini adalah bagian penting dari disk, di mana informasi dari disk itu sendiri disimpan bersama dengan sebuah program yang memungkinkan untuk boot.

Cara Mengatasi: melakukan pengaturan hard drive menjadi Write Protect.

11. Overwrite Virus

Virus jenis ini mampu menghilangkan data atau file tanpa mengurangi kapasitas pada hard disk.
Pada dasarnya file akan hilang namun kapasitas hard disk tetap normal, seolah-olah file tersebut masih ada.

Cara Mengatasi: menghapus file yang terinfeksi

12. Web scripting Virus

Seperti namanya web scripting virus adalah sebuah kode program yang digunakan untuk mempercantik konten dalam website. Namun kode inilah yang justru akan mengganggu program, biasanya virus ini akan muncul saat terhubung internet.

Cara Mengatasi: menginstal aplikasi microsoft tool dan melakukan scan

13. Polymorphic Virus

Virus ini memiliki kemampuan untuk mengenkripsi atau menyandikan diri dengan cara yang berbeda saat menginfeksi sistem. Virus ini mampu mengubah strukturnya setelah berhasil menginfeksi, sehingga sulit dideteksi.

Cara Mengatasi: menginstal program antivirus premium atau high-end

14. Metamorphic Virus

Metamorphic virus merupakan pengembangan dari virus jenis oligomorphic dan polimorphic. Virus ini memliki kemampuan mengubah pengkodeannya sendiri sehingga sangat sulit di deteksi.

Cara Mengatasi: sebagian bisa diatasi menggunakan antivirus high-end

15. Companion Virus

Virus ini bersembunyi di dalam hardisk yang memiliki kemampuan untuk membuat ekstensi yang berbeda dari ekstensi file yang asli. Dan virus jenis ini biasanya berkumpul dengan file baru.

Cara Mengatasi: menginstal program antivirus dan firewall

16. Direct Action Virus

Virus jenis ini mampu menginfeksi jenis file Autoxec.bat yang terletak pada hard disk. Virus jenis ini biasanya aktif saat sistem operasi pertama kali melakukan booting. Selain itu, virus ini juga mampu menginfeksi perangkat eksternal seperti hard disk dan flashdisk, yang mampu membuat virus ini menyebar ke komputer lain.

Cara Mengatasi: menginstal program antivirus

17. Backdoor

Virus jenis ini dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan. Virus ini mampu meretas sistem yang sebelumnya pernah diretas tanpa mengulangi proses peretasan tersebut.

Cara Mengatasi: melakukan instal ulang sistem, aplikasi, atau jaringan yang terinfeksi. Atau melakukan restore dari backup yang belum terkena backdoor

18. Rogue

Rogue merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu tersebut untuk menguntungkan si pembuat program/virus. Program ini juga membuka celah untuk mendatangkan virus lain.

Cara Mengatasi: membeli atau mendownload antivirus dari situs resmi

Baca Juga: Cara Menghapus Virus di Flashdisk

Itu dia beberapa jenis virus yang dapat menyerang komputer, semoga komputer kita selalu aman dari virus. Jika ada yang kurang atau salah mohon berkenan mengisi kolom komentar dibawah. Terimakasih kepada mas Frank Saputra yang membantu saya dalam mengembangkan artikel ini melalui artikel Jenis-Jenis Virus Komputer Lengkap

Jangan lupa subscribe channel Youtube Zals Tekno melalui tombol di pojok kanan atas web ini. Dan subscribe blog ini dengan mengisi email anda dibawah artikel ini untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru mengenai gadget dan teknologi lainnya. Sekian, semoga bermanfaat.

Subscribe untuk mendapatkan info menarik dan update terbaru:

0 Response to "18 Jenis Virus pada Komputer dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopan :)
Komentar yang berhubungan dengan SARA atau semacamnya akan kami hapus
Komentar menggunakan akun anonim tidak akan dijawab atau dianggap spam
Silahkan gunakan name/url jika ingin menggunakan link balik
[Jangan Menggunakan Link Aktif di Komentar]